Kamis, 04 Juni 2009

UNDANG UNDANG DASAR HARUS SAKRAL LAGI......
UNDANG UNDANG DASAR HARUS DIHORMATI....
UNDANG UNDANG DASAR HARUS DILAKSANAKAN......
UNDANG UNDANG DASAR UNTUK MENGATUR............ BUKAN DIATUR........
UNDANG UNDANG DASAR ADA DI JIWA DAN RAGAKU........ MERAH PUTIH HARUS BERKIBAR UNTUK ANAK CUCU................




bangsa itu bukan sebuah mainan atau ladang bisnis coz....
Tapi amanat untuk meneruskan gaya hidup demi anak cucu yang lebih baik...
Kalau sampek ada yang ribut mana menata negara agar menjadi lebih baik itu tolak ukurnya juga ga jelas, yang pasti orang miskin butuh yang namanya uang , masa bodoh dari mana uangnya... di kasih kerja akhirnya dapat uang atau di kasih uang langsung juga bisa, yang penting uang.... Dah duduk bersama untuk mencari jalan keluar buakan untuk ribut teori mana yang lebih baik, yang pal;ing baik adalah membangun bersama


Damai pilpres tahun ini, harapan kemajuan olah raga Indonesia. Mari kita banggakan BHINEKA TUNGGAL IKA, kita galakkan rasa Nasionalisme. Kita satukan hati satu rasa, demi olah raga bangsa.... Ayooooooo ...... Jangan ribut terus......
kita bangun bangsa ini dengan perbuatan, bukan dengan teori saja........ lebih cepet lebih baik, alon - alon asal klakon, berjuang bersama wong cilik kalau disatukan akan menjadi kekuatan besar, tapi kalau diributkan akan menjadi kehancuran moral bangsa ini..... Yang di harapkan orang miskin bukan kemenangan kelompok atau individu, tapi uang untuk hidup agar mudah mendidik keturunan supaya menjadi lebih baik....
Minggu, 10 Mei 2009

Salam olah raga....!!!!!
Pada tahun - tahun ini,politik bangsa tidak begitu berjalan dengan dewasa dan FAIR, begitu juga prestasi olah raga kita, padahal kita punya cukup modal untuk menjadi contoh negara - negara tetangga untuk menjadi negara yang bermanagement yang baik. Kendalanya hanya pada kwalitas petinggi negara. Tak lupa juga para warga negaranya.
Mari kita bangun negara ini seperti membangun olah raga. Dalam olah raga untuk menuju kemenangan bahkan prestasi membutuhkan kerja keras, mental, pikiran dan fisik yang sehat. Jika mendapat kekalahan, kekalahan digunakan untuk memacu menuju lebih baik dan menerima kekalahan dengan FAIR PLAY. Walaupun tanda kutip. Maksudnya jika kekalahan dari hasil kecurangan atau non teknis di pertandingan tetap menjunjung tinggi tinggi FAIR PLAY . Sikap inilah yang jarang tertanam pada petinggi negara kita. Olah ragawan tetap saja mencari uang tetapi tetap menjunjung tinggi FAIR PLAY bahkan tidak malu mengucapkan maaf pada lawan , karena olah raga tetap ada lawan dan yang paling tidak boleh diabaikan lawan adalah kawan.....
SALAM OLAH RAGA....
Jumat, 08 Mei 2009

Setiap nama besar, prosesnya sangat lama dan membutuhkan perjuangan dan tidak kalah juga modal...
Jadi demikian untuk menjadi lebih baik dari hari ini, membutuhkan niaaaatttttt....
Eh ga kalah penting adalah management...
Saya ambil contoh PERSIK Kediri...
Baru dirundung masalah, berkat niat untuk menjadi nama besar terbukti sampai skrng masih solid....
Dari pengalaman, perjuangan, dan modal yang besar menjadi modal yang dapat dikatakan kecil di kancah tertinggi di Indonesia PERSIK tetap MACAN PUTIH YANG BERTARING TAJAM....
Apapun namanya sebuah pemikiran yang cemerlang di tubuh Persik adalah keberhasilan.... Yang perlu dingat, semakin tinggi kita naik pohon, semakin kencang angin yang meniup.....

Sepak bola sangat mengandung syarat hidup yang penuh dengan gelombang yang tak statis.
Untuk menuju kemenangan harus ditunjang dengan latihan yang maksimal dan tepat. Bahkan tidak hanya dengan itu, segala cara bahkan sering digunakan. Dari mengelabui wasit hingga membuat mental sampai fisik lawan cidera. Yang pasti FAIR PLAY harus dipikul duwur.
Langganan:
Postingan (Atom)









